Welcome to Official Blog of HMJA FEB UB

Selamat datang di Blog HMJA FEB UB dengan tampilan baru. Akuntansi SATU!

We Are Unite!

Show us. Akuntansi Satu!!!

Produk Kewirausahaan

Info mengenai produk-produk merchandise HMJA FEB UB.

Selasa, September 27, 2011

BAF2011 - Kompetisi Paper Se-Indonesia "Menggagas RUU Pelaporan Keuangan dalam Perspektif Mahasiswa Akuntansi"


Menggagas RUU Pelaporan Keuangan dalam Prespektif Mahasiswa Akuntansi


Indonesia sedang gencar-gencarnya dalam upaya memberantas korupsi dan memperbaiki kinerja pada sektor korporasi dan pemerintahan. Kecurangan seperti korupsi, tindak pidanan pencucian uang, manipulasi data keuangan, sering terjadi dalam berbagai sektor. Akuntan memiliki kompetensi untuk semakin berkiprah meningkatkan pengendalian internal, mencegah dan mendeteksi fraud serta menegakkan Good Corporate Governance di lingkungannya. Begitu sentral peran Akuntan membangun sistem Akuntansi yang baik dan sehat dalam suatu entitas, sehingga dapat menjadi alat efektif dan garda terdepan pencegahan praktik kecurangan dan korupsi. Akuntan Indonesia dimanapun mereka berkarya, dengan latar belakang pendidikan dan pengalamannya, mampu mendukung terciptanya iklim good governance dan transparansi informasi keuangan. Akuntan menjadi salah satu “pillars of integrity” dalam gerakan anti-korupsi di Indonesia.

Profesi Akuntan saat ini telah memiliki landasan hukum berwujud Undang-Undang (UU) No. 5/Tahun 2011 tentang Akuntan Publik. Setelah menunggu hampir satu dasawarsa, proses panjang penyusunan UU ini akhirnya berakhir, setelah disetujui sidang paripurna Dewan Perwakilan Rakyat RI yang dilaksanakan 5 April 2011 lalu. Profesi Akuntan ada yang bekerja di BPK sebagai pemeriksa keuangan negara, di BPKP sebagai pengawas intern pemerintah, di Direktorat Jenderal Pajak sebagai pemeriksa pajak, di sektor swasta sebagai Akuntan manajemen atau internal auditor, dan dalam dunia pendidikan sebagai Akuntan pendidik. Selain itu profesi Akuntan adalah profesi yang berkaitan dengan penyiapan laporan keuangan, audit, dan pemeriksaan keuangan. Profesi Akuntan menyebar di dalam dan di luar instansi pemerintah, sedangkan profesi Akuntan Publik adalah profesi yang diberikan hak untuk memberikan opini atas laporan keuangan dan jasa lain secara umum. Profesi Akuntan tidaklah semata-mata hanya Akuntan publik. Namun pengakuan profesi Akuntan Publik melalui UU No.5/Tahun 2011 tentang Akuntan Publik tidaklah untuk menciutkan arti profesi Akuntan secara keseluruhan.

Setelah UU Akuntan Publik, pengaturan menyeluruh profesi Akuntan juga mendesak untuk dilakukan. Sudah cukup lama Akuntan Indonesia mendambakan adanya undang-undang yang mencakup seluruh profesi Akuntan, atau profesi yang terkait dengan pelaporan keuangan. Penantian para Akuntan secara umum akan adanya payung hukum, diharapkan tidak sepanjang proses yang harus dilalui Akuntan Publik, mengingat pemerintah telah memulai proses inisiasi penyusunan RUU Pelaporan Keuangan. Berbagai pihak tentu akan sangat mendukung terwujudnya pengaturan profesi Akuntan secara keseluruhan di negeri tercinta ini.

UU Nomor 34 Tahun 1954 tentang Pemakaian Gelar Akuntan (“Accountant”) tidak lagi sesuai dengan perkembangan profesi. Apalagi produk hukum yang sudah berusia 47 tahun tersebut tidak mengatur hal-hal mendasar profesi Akuntan. Dibutuhkan regulasi yang secara komprehensif mengatur mulai dari proses penyusunan sampai dengan pemeriksaan laporan keuangan, melingkupi semua pihak yang bertanggungjawab langsung ataupun tidak langsung terhadap informasi perusahaan yang digunakan oleh para pemangku kepentingan.

Dengan semangat untuk meningkatkan kualitas pelaporan keuangan secara keseluruhan, RUU Pelaporan Keuangan dipandang mendesak untuk direalisasikan sebagai landasan hukum profesi Akuntan. Namun, hingga saat ini, RUU Pelporan Keuangan masih dalam taraf penggodokan. Sehingga hal ini menjadikan Brawijaya Accounting Fair (BAF) 2011 Universitas Brawijaya mengadakan sebuah lomba mengenai pemaparan paper dengan tema Rancangan Undang- Undang ( RUU) Pelaporan Keuangan “ Menggagas RUU Pelaporan Keuangan dalam Prespektif Mahasiswa Akuntansi. Dengan adanya pemaparan paper ini diharapkan nantinya hasil yang dicapai dapat membantu menciptakan gagasan dalam pembuatan Undang-Undang Pelaporan Keuangan sehingga profesi Akuntan dapat semakin tertata baik, tumbuh dan berkembang. Peraturan perundang-undangan yang dibutuhkan oleh profesi Akuntan tersebut bertujuan untuk menjamin terlindunginya kepentingan semua stakeholders, dan akan menjadi alat efektif untuk mencegah terjadinya perbuatan-perbuatan tercela semua kelompok profesi Akuntan. Juga menjadi alat efektif untuk memperkuat profesi Akuntan.


Tahap Kompetisi

26 September – 21 Oktober: Tahap 1 - Pengumpulan Paper
26 November: Tahap 2 - Presentasi Paper
Keterangan lengkap tentang Kompetisi Paper BAF2011 bisa didapt dengan mendownload booklet di link di bawah ini:


Biaya pendaftaran awal (tahap 1) : Rp 30.000
Biaya setelah lolos seleksi awal (tahap 2) :
Untuk tim yang beranggotakan 2 orang : Rp 600.000
Untuk tim yang beranggotakan 3 orang : Rp 850.000

Hadiah
Juara 1: Rp.4.000.000,- + Piala
Juara 2: Rp.3.000.000,- + Piala
Juara 3: Rp.2.000.000,- + Piala


Pembayaran biaya selama kompetisi
No rekening Bank Mandiri
144-00-10447751-8
KCP Malang Merdeka
a.n. Kalinda Sufi Istifarah


Contact Persons:
Andang 0856 4676 9659
Rosalina 0813 3457 7789

BAF2011 - Seminar Nasional "How Ethics Make You Blossom"


“ How Ethics Make You Blossom “

Dalam situasi yang ada di dunia sekarang ini, mungkin tidak begitu sulit untuk ikut mengakui akan mendesaknya sebuah etika. Gelombang reformasi, yang sejak lama ternyata tidak terbendung lagi, dan dengan tekanan besar menyoroti aspek-aspek etis dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Tidak bisa disangkal korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN) merupakan masalah nasional yang memiliki konotasi etika yang kental. Dan aspek-aspek etis ini sebagian besar terkait dengan dunia ekonomi dan bisnis. Kita tidak boleh menutup mata untuk kenyataan bahwa di luar negeri sekarang, negara kita, Indonesia dipandang sebagai negara yang paling korup di dunia.

Etika merupakan pemikiran atau refleksi tentang moralitas suatu kehidupan yang ada sekarang ini. Moralitas berarti aspek baik atau buruk, terpuji atau tercela, dan sangat berhubungan erat dengan perilaku manusia. Tidak mengherankan jika didalam dunia nyata etika sangat berpengaruh dalam perkembangan keilmuan. Salah satu bidang ilmu yang sangat berpengaruh yaitu Akuntansi. Tetapi, ada kalanya etika dalam Akuntansi disepelekan oleh sebagian pihak yang merasa tidak berkepentingan.

Hal inilah yang menjadikan Brawijaya Accounting Fair (BAF) 2011 menciptakan wadah yang inovatif melalui sebuah seminar yang bertemakan “ How Ethics Make You Blossom “ untuk memberikan refleksi mengenai etika tidak hanya dalam dunia ekonomi dan bisnis, tetapi juga lebih kepada ilmu Akuntansi. Dengan slogan “ Muda, Beretika, Sukses “ dalam acara ini diharapkan para peserta dapat berkembang untuk diri sendiri sebagai kawula muda dalam menjadikan etika sebagai pedoman untuk berpegang teguh pada moral , berkembang dalam Ilmu Akuntansi, dan juga berkembang di dalam dunia ekonomi dan bisnis sehingga dapat tercapai sebuah kesuksesan.

Seminar Nasional ini akan diselenggarakan pada
Hari, tanggal : Minggu, 27 November 2011
Waktu: mulai pukul 8.00 WIB
Tempat : *Gedung Widya Loka Universitas Brawijaya


Pembicara:
1. Anies Baswedan, Ph.D*
2. Dr. Unti Ludigdo SE., M.Si, Ak. (Ketua Jurusan Akuntansi FEB UB)
3. Ir. Dwi Soetjipto MM* (Direktur Utama PT. Semen Gresik)
4. Pimpinan Ikatan Akuntan Indonesia*
5. Pimpinan Ikatan Akuntan Manajemen Indonesia*
6. Pimpinan Institut Akuntan Publik Indonesia*
7. Pimpinan Ernst & Young*
8. Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan BPK*
*dalam konfirmasi

HTM Seminar:
Mahasiswa: Rp.90.000,-
Umum: Rp.100.000,-

Contact Persons:
Andang 0856 4676 9659
Rosalina 0813 3457 7789

Great Program - Seminar Perpajakan dan Pelatihan e-SPT


GREAT PROGRAM
(Generating Real Exellence in the Area of Taxation)

Ingin tahun lebih banyak peluang kerja di bidang perpajakan? Atau ingin ikut pelatihan e-SPT langsung dari ahlinya?
Ikutilah:
1. Seminar Perpajakan: Berkarir di Dunia Pajak, Motivasi, dan Bimbingan Karir
2. Pelatihan e-SPT

Fasilitas:
1. Seminar Kit, Sertifikat, Snack
2. Seminar Kit, Sertifikat, Makan Siang, Snack

Tanggal: 30 September 2011
Seminar: 07.00 - 11.30
Pelatihan: 13.00-16.00

HTM
Seminar: Rp.20.000,-
Pelatihan + Seminar: Rp.30.000,-

Tiket dapat dibeli di ICATAS JA FEB UB. Tempat terbatas!
CP:
Amrina 0341 7350222
Risky 095 7460 586 48

Kamis, September 22, 2011

The Background of Brawijaya Accounting Fair 2011


Dunia bisnis merupakan salah satu tempat hidup dan berkembangnya ilmu akuntansi. Ilmu pengetahuan akan selalu berkembang dan terjadi pada semua bidang. Hal ini menuntut adanya kerjasama setiap elemen masyarakat untuk memperoleh suatu kesepakatan. Akuntansi sebagai salah satu bidang ilmu selalu mengikuti perkembangan jaman dan banyak membantu aktivitas kemasyarakatan.

Saat ini Akuntansi telah merambah kepada setiap sendi – sendi kehidupan ekonomi, hal ini menuntut pelaporan yang bersifat holistik. Tidak hanya dari sisi finansial namun juga dari sisi nonfinansial, berorientasi kedepan, mampu mengukur aktiva dan ketepatan waktu dalam penyajiannya. Sehingga, dengan mampu menjawab tantangan tersebut, diharapkan akuntansi dapat tetap menjadi bagian penting dalam dunia bisnis dimasa depan. Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya memiliki kewajiban untuk menghasilkan lulusan yang mampu bersaing di pasar kerja atau mengembangkan ilmu pengetahuan dan pengabdian masyarakat. Selain itu, Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya juga berkewajiban untuk merangkul semua jurusan akuntansi seluruh Universitas dan Sekolah Tinggi Ekonomi di seluruh Indonesia dalam pengembangan ilmu akuntansi untuk pengabdian masyarakat. Tentunya kondisi ini mengharuskan para mahasiswa akuntansi untuk bisa memperluas wacana pada semua bidang ilmu tidak hanya di ilmu akuntansi, serta mahasiswa akuntansi juga mampu bersama – sama memikirkan perkembangan perekonomian daerah sebagai bentuk dari pengabdian masyarakat.

Oleh karena itu, Himpunan Mahasiswa Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya memfasilitasi usaha untuk mengembangkan wacana dari dunia akuntansi dengan menyatukan semua elemen di jurusan akuntansi dalam acara BRAWIJAYA ACCOUNTING FAIR 2011 (BAF’11) dengan tema “Etika Profesi Dalam Pembangunan Karakter Seorang Akuntan”. Kegiatan ini diharapkan berguna bagi perkembangan ilmu akuntansi dan peningkatan kualitas keterampilan diri mahasiswa akuntansi.

Rangkaian kegiatan yang akan dilaksanakan adalah: 1) Lomba Pemaparan Paper dengan Topik RUU Pelaporan Keuangan ” Menggagas RUU Pelaporan Keuangan dalam perspektif mahasiswa Akuntansi” ; 2) Seminar Nasional ”How Ethics Make You Blossom”; 3) Mini Company Visit ke PT. Amerta Indah Otsuka.

Jika tidak ada kendala, berikut agenda dari BAF 2011:
1. Lomba Pemaparan Paper
Hari / Tanggal : Sabtu, 26 November 2011
Waktu : 07.00 – 19.30 WIB
Tempat : Gedung F Lantai 4
2. Seminar Nasional “How Ethics Make You Blossom”
Hari / Tanggal : Minggu, 27 November 2011
Waktu : 08.00 – 16.00 WIB
Tempat : Gedung Widialoka Universitas Brawijaya
3. Mini Company Visit
Hari / Tanggal : Senin, 28 November 2011
Waktu : 07.00 WIB – sampai selesai
Tempat : PT. AMERTA INDAH OTSUKA

Nantikan informasi selanjutnya dari HMJA FEB UB mengenai BAF2011 ini. :)

Rabu, September 21, 2011

Penugasan Interaksi 2011

Pin yang dikenakan ketua pelaksana Interaksi 2011, Edwin Adityasto
Link
Sesi pencarian tanda tangan dimulai lagi. Rasanya masih segar dalam ingatan ketika mahasiswa baru akuntansi 2010 juga melakukan hal yang sama tahun lalu. Lupa? Silahkan akses lagi artikel "Berburu Tanda Tangan". Kali ini, giliran adik-adik angkatan 2011 yang berburu tanda tangan para panitia Interaksi, pengurus harian HMJA, dan pengurus harian OADA.


Salah satu panitia, Sufyan, menandatangani lembar penugasan dari maba

Koordinator divisi acara Interaksi 2011, Johan Ismansyah, mengatakan bahwa dengan penugasan ini, mahasiswa baru bisa mengetahui siapa saja yang ada di jurusan akuntansi, mulai dari mahasiswa berbagai angkatan, pengurus HMJA, hingga para asisten dosen. Tentu saja hal ini bermanfaat jika mereka membutuhkan asupan akademis dengan kata lain membutuhkan bantuan belajar selama kuliah.

Edwin Adityasto, Ketua Pelaksana Interaksi 2011, berharap mahasiswa baru bisa kenal lebih dekat dengan mahasiswa yang lain karena nantinya mereka bisa saling bertukar informasi, entah itu tentang perkuliahan atau pun non perkuliahan.


Pin yang dikenakan panitia Interaksi 2011

Tidak ada senioritas di sini. Reza Arizona, Ketua Umum HMJA 2011, juga berpendapat bahwa dengan adanya penugasan tanda tangan ini, mahasiswa baru bisa berbaur dengan kakak-kakaknya di kampus. Tidak perlu ada rasa sungkan untuk saling berinteraksi dan tentu saja, mahasiswa baru juga bisa mengenal para personal yang berkecimpung di lembaga kemahasiswaan di lingkup JA FEB UB, hal ini penting untuk menjalin sebuah networking. Tidak hanya teman-teman pengurus HMJA, mereka juga bisa mengenal para asisten dosen akuntansi yang tergabung dalam Organisasi Asisten Dosen Akuntansi.


Panitia Inti dan Koordinator Divisi dalam Interaksi 2011 berpose bersama pin identitas. Dari kiri ke kanan: Aras (Co. Marketing), Arief (Co. PDD), Desy (Bendahara Umum), Edwin (Ketua Pelaksana), Johan (Co. Acara), Surya (Co. Perlengkapan), dan Anes (Sekretaris Pelaksana)


Bukan tanpa arti dan tujuan tugas-tugas ini diberikan. Pembuatan mading beserta kontennya seperti profil jurusan dan lembaga dan lowongan kerja memberi peluang bagi maba untuk lebih mengeksplor rasa ingin tahunya terhadap lingkungan sekitar. Sebagai seorang mahasiswa akuntansi, kita akan menyadari betapa dibutuhkannya dan pentingnya profesi akuntan saat ini.

Untuk informasi tugas dan daftar kelompok bisa diunduh di link ini.

Jangan ragu bagi mahasiswa baru untuk bertanya kepada kakak-kakaknya di kampus. Jangan malu untuk memulai komunikasi dengan mahasiswa lama. Di sini, kita adalah sebuah keluarga besar. Akuntansi FEB UB. :)

Selasa, September 20, 2011

#ramadhanfiesta Part 2 Report: Halal Bihalal Keluarga Akuntansi

Opening dari Halal Bihalal Band

Rangkaian #ramadhafiesta 2011 dari HMJA FEB UB resmi berakhir kemarin (19/9) melalui agenda terakhirnya, Halal Bihalal Keluarga Akuntansi. Acara yang dihadiri para mahasiswa baru dan lama akuntansi, pengurus HMJA FEB UB, dan tamu undangan dari pihak dosen serta perwakilan lembaga-lembaga di KMFEB UB ini dimulai pada pukul 15.30 dengan penampilan dari Halal Bihalal Band. Dipandu oleh duet MC Dimar dan Etta, acara dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua Pelaksana, Fadina Anbiya, dan Reza Arizona selaku Ketua Umum HMJA FEB UB 2011. Pihak Jurusan yang diwakili oleh Sekretaris Jurusan, Bapak Helmy Adam, menyampaikan harapan semoga para mahasiswa baru menjadi termotivasi dalam belajar dan kuliah setelah mengikuti kegiatan Halal Bihalal ini yang salah satu sesinya adalah Training Motivasi. Training Motivasi sendiri diisi oleh Bapak Yudi dan banyak hal yang disampaikan dalam sesi ini, dari masalah mengubah pola pikir, belajar untuk bersyukur, dan tentunya tips-tips supaya kita bisa nyaman dan menikmati perkuliahan.

Setelah Training Motivasi yang berhasil membangkitkan antusiasme dan semangat mahasiswa baru, acara dilanjutkan dengan shalat Maghrib. Makan bersama dan hiburan dari band dan teater EGO menjadi sesi yang dinantikan oleh para tamu. Dan puncak dari Halal Bihalal ini adalah sesi bersalaman dari para peserta kegiatan. Tak pelak, sesi ini membangkitkan kembali kenangan dan kultur silaturahmi yang melekat saat para mahasiswa ini masih di bangku sekolah tingkat menengah. Namun hal ini justru semakin menguatkan ikatan dari para civitas akademika JA FEB UB. Karena memang itulah HMJA FEB UB ada, sebagai pemersatu mahasiswa. Samapi jumpa di #ramadhanfiesta tahun depan, akuntansi SATU! :)

Registrasi peserta hala bihalal


Sambutan dari Ketua Pelaksana, Fadina Anbiya


Sambutan dari Ketua Umum HMJA FEB UB, Reza Arizona


Sambutan dari perwakilan JA FEB UB, Bapak Helmy Adam


Persiapan konsumsi


Akuntansi SATU!


Perwakilan lembaga-lembaga KMFEB UB


Training Motivasi oleh Bapak Yudi


Bagi-bagi doorprize untuk peserta


Penampilan dari Bimanda dkk.


Penampilan dari Teater EGO


Sesi bersalaman dengan para peserta halal bihalal


On the Road sesi 2


foto oleh Gema Mahesa

HMJA.tv - Promo Lomba Karya Inovatif dan Produktif 2011



Tertarik bikin "standar akuntansi keuangan" untuk lembaga kemahasiswaan? Sebagai mahasiswa, seharusnya ilmu kita bisa diterapkan untuk aplikasi hidup di masyarakat. Tidak perlu jauh-jauh, mari kita mulai di lingkungan kita di kampus dulu. Harus ada transparansi dan akuntabilitas dari sebuah laporan keuangan, tidak melulu itu harus dimulai dari level yang tinggi macam laporan keuangan bagi sektor privat atau publik. Lembaga kemahasiswaan pun perlu menyusun sebuah laporan pertanggung jawaban sebagai salah satu proses penilaian kinerja kepengurusan. Perlu ada pedoman jelas, atau dengan kata lain standar, untuk mengatur proses akuntansi dan penyusunan LPJ keuangan di lembaga kita. Berminat untuk bikin SAK bagi lembaga mahasiswa? Monggo join LKIP (Lomba Karya Inovatif dan Produktif) 2011 dari HMJA FEUB. Tahun ini LKIP mengambil tema "Standar dan Penerapan Book Keeping Sebagai Dasar Pelaporan Keuangan di Lembaga Kemahasiswaan". Untuk paham mengapa LKIP mengambil tema ini, monggo diakses di artikel LKIP 2011. Tertarik? langsung join LKIP! Ketentuan lebih lengkapnya bisa diakses di Artikel Pendaftaran. Tunjukkan bahwa mahasiswa pun #BISA ! #akuntansiSATU! :)

Senin, September 19, 2011

HMJA.tv - Promo Pelatihan IT 2011 Web Design



Video promo Pelatihan IT 2011 - Web Design. Ayo segera daftarkan dirimu di sekret. HMJA atau stan kami di basemen gedung E FEB UB. Dengan Rp.15.000,- kamu akan mendapatkan dua sesi pelatihan pada 24 September dan 1 Oktober. Fasilitas lain bisa diakses di artikel Pelatihan IT - Web Design.

Pra Interaksi 2011 - Beginning of the Future

Sambutan dari Pak Helmy Adam, Sekretaris Jurusan Akuntansi FEB UB

Akuntansi SATU! Berulang kali jargon legendaris dari mahasiswa akuntansi ini bergaung di aula Gedung D FEB UB pada Sabtu, 17 September 2011 lalu. Sebanyak hampir 300 orang mahasiswa baru hadir dalam Pra Interaksi 2011, sesi awal pengenalan jurusan dan kehidupan perkuliahan bagi maba akuntansi. Tepat dimulai pada pukul 7.30, dipandu MC Tora dan Qibi, kegiatan ini dibuka oleh sambutan dari Ketua Pelaksana Interaksi 2011, Edwin Adityasto, dan dilanjutkan oleh Reza Arizona selaku Ketua HMJA FEB UB 2011. Interaksi merupakan sebuah media awal bagi mahasiswa baru akuntansi FEB UB untuk mengenal lingkungan kampus, terutama tentang perkuliahan di jurusan akuntansi dan tentu saja, pengenalan tentang Himpunan Mahasiswa Jurusan Akuntansi. Acara ini juga dimaksudkan supaya mahasiswa baru menjadi sosok mahasiswa yang peduli dengan lingkungan sosial. Di Interaksi 2011 ini, mahasiswa baru dibagi dalam beberapa kelompok yang dipandu oleh dua orang pendamping atau SPV untuk membantu proses pengenalan melalui tugas-tugas yang diberikan. Interaksi 2011 sendiri akan berlanjut pada 15 dan 16 Oktober. Untuk informasi daftar tugas dan pembagian kelompok bisa diunduh melalui link di bawah ini. Tetap semangat dan selamat datang di akuntansi FEB UB, saudara baru. :)



Absensi peserta Pra Interaksi 2011


Sambutan Ketua Pelaksana Interaksi 2011, Edwin Adityasto


Sambutan dari Reza Arizona, Ketua Umum HMJA FEB UB 2011


Sesi materi ordik oleh pihak jurusan


Perkenalan divisi SPV Interaksi 2011


Sesi presentasi HMJA FEB UB


Diskusi kelompok


Mahasiswa baru akuntansi beraksi


Hiburan band dari Hertasnim cs.


#akuntansiSATU!


foto oleh Divisi PDD Interaksi 2011

Jumat, September 16, 2011

Pelatihan IT HMJA FEB UB 2011 - Web Design


Pelatihan desain website akan dilaksanakan pada tanggal 24 September dan 1 Oktober 2011 mulai jam 13.00-selesai, bertempat di Laboratorium Komputer 4 PPAK lama dengan pembicara adalah Bapak Lutfi Syamsiar (BPSI). Sasaran peserta adalah mahasiswa Akuntansi FEB UB dengan kapasitas peserta 28 orang. Adapun fasilitas yang akan diperoleh oleh peserta adalah snack, sertifikat, pelatihan kit, dan stiker.

Pendaftaran dimulai pada tanggal 16 - 22 September 2011 di Sekretariat HMJA FEB UB atau stan kami di Basement Gedung E.
Info lebih lanjut bisa menghubungi :
Tika (085655369197)
Suci (085730161878)

Ayo bergabung dengan kami dan dapatkan manfaatnya :) akuntansi SATU!

Rabu, September 14, 2011

Pentingnya Pengesahan RUU Mata Uang Rupiah

sumber gambar: okezone.com

Dalam pasal 23B UUD 1945 dituliskan bahwa “macam dan harga mata uang ditetapkan dengan undang-undang” namun hingga 66 tahun Indonesia merdeka saat ini belum ada undang-undang yang secara khusus mengatur mengenai mata uang Rupiah. Undang-undang mengenai mata uang selama ini masih tersebar dalam berbagai perundang-undangan baik itu di perudangan Bank Indonesia maupun di Keuangan Negara. Sebagaimana diamanatkan dalam pasal 23B UUD 1945 maka sudah seharusnya bila mata uang Rupiah yang adalah salah satu simbol kedaulatan negara memiliki undang-undangnya sendiri. Pro dan kontra pembahasan mengenai RUU mata uang sejak 2004 yang lalu, akhirnya setelah melalui proses yang panjang, RUU tersebut disahkan menjadi UU Mata Uang pada Rapat Paripurna DPR RI tanggal 31 Mei 2011.

Isi dari Undang-undang Mata Uang ini meliputi ketentuan umum, macam dan harga, ciri, desain, dan bahan Rupiah, pengelolaan, penggunaan, penukaran Rupiah, larangan, pemberantasan Rupiah palsu, pemeriksaan tindak pidana terhadap Rupiah, ketentuan pidana, ketentuan peralihan dan ketentuan penutup. Media Keuangan Vol. VI edisi Juni 2011 melaporkan bahwa terdapat beberapa substansi krusial dalam UU Mata Uang tersebut, antara lain:
1. Pemerintah dalam hal ini Menteri Keuangan akan ikut menandatangani uang kertas rupiah bersama dengan pihak Bank Indonesia yang akan dilakukan sejak 17 Agustus 2014
2. Perencanaan, penentuan, pencetakan, dan pemusnahan Rupiah yang dahulu dilakukan oleh Bank Indonesia saja maka dengan adanya UU ini Bank Indonesia harus berkoordinasi dengan Pemerintah dalam menyelesaikan masalah tersebut
3. Pemberantasan Rupiah palsu dilakukan oleh badan pemberantasan uang palsu; Selain itu akan dilakukan audit secara periodik terhadap pelaksanaan pencetakan, pengeluaran dan pemusnahan Rupiah oleh Badan Pemeriksa Keuangan
4. Setiap transaksi keuangan di wilayah NKRI harus menggunakan mata uang Rupiah
5. Perubahan harga rupiah atau redominasi akan diatur dalam undang-undang tersendiri sehingga selama perubahan harga rupiah belum diundangkan maka perubahan harga rupiah tidak bisa dilaksanakan.

Pengesahan RUU Mata Uang menjadi Undang-undang adalah berdasarkan pada berbagai pertimbangan yaitu pertimbangan historis, ekonomi dan hukum. Pertimbangan historis mengacu pada sejarah ORI (Oeang Repoeblik Indonesia) yang mana Pemerintah ikut serta dalam penciptaan uang rupiah. Indonesia memiliki sistem perekonomian dimana Bank Indonesia bersifat sentral dan independent yang bukan bagian dari pemerintah sehingga logikanya sudah selayaknya bila pemerintah ikut dalam mengkoordinasikan mata uang rupiah yang dilakukan bersama dengan Bank Indonesia. Sebagai prateknya adalah penandatangan uang kertas yang akan dilakukan oleh pemerintah dan Bank Indonesia nantinya.

Pertimbangan ekonominya adalah kedudukan uang sebagai utang BI pada masyarakat. Ada ketentuan yang menyatakan bahwa BI mungkin saja mengalami posisi insolven atau bangkrut sehingga pemerintah wajib membantu. Itu artinya Pemerintah layak untuk ikut berkoordinasi dalam pengelolaan mata uang bahkan tandatangan mata uang kertas sehingga uang dapat dijamin tetap bernilai kredibel karena pemerintah tidak akan pernah bangkrut. Untuk pertimbangan hukumnya, dalam mata uang itu sendiri mencakup simbol-simbol negara sehingga undang-undang ini dapat menjadi kepastian hukum mata uang yang terkait dengan soal identitas atau simbol negara.

Poin positif dari UU mata uang ini yaitu kalau dulu mata uang segala pengelolaannya dilakukan oleh BI sekarang secara transparan dapat dilakukan pula oleh Pemerintah namun tetap menjaga independensi BI. Dengan adanya UU ini akan tercipta kondisi yang terkontrol dan transparan dalam pengelolaan mata uang antara Bank Indonesia dan Pemerintah. Koordinasi antara Pemerintah dan Bank Indonesia adalah sebuah kondisi check and balance tanpa mengurangi peranan Bank Indonesia sebagai pengelola kebijakan moneter dan peranan Pemerintah sebagai pengelola kebijakan fiskal. UU tentang mata uang ini diharapkan tidak mempersulit kerja kedua pihak melainkan dapat menjadi landasan yang kuat dan aturan yang jelas mengenai penggunaan, pencetakan, pengedaran, dan penarikan uang. Apabila semuanya telah berjalan dengan baik maka target-target perekonomian bersama akan lebih mudah tercapai dengan adanya undang-undang mata uang tersebut.

Salah satu poin krusial dalam UU tentang Mata Uang.
Salah satu poin dari UU tersebut yang sampai saat ini masih menjadi pro dan kontra adalah mengenai kewajiban penggunaan mata uang Rupiah dalam setiap transaksi yang terjadi di wilayah NKRI dan wilayah perbatasan. Pengaturan ini bertujuan untuk menjaga daya saing, daya beli dan daya tukar mata uang rupiah terhadap mata uang asing sehingga mata uang Rupiah tetap dapat menjadi tuan rumah di negara ini. Selain itu adanya aturan ini dapat menjadi penguat kedudukan mata uang rupiah mengingat sebentar lagi tepatnya 2015 direncanakan adanya single currency ASEAN atau mata uang tunggal ASEAN.

Keharusan penggunaan mata uang rupiah dalam segala transaksi di wilayah NKRI ini menimbulkan pro kontra dari beberapa orang dari kalangan profesi tertentu yang biasanya selama ini telah menerima penghasilan tidak dalam bentuk rupiah. Profesi-profesi itu adalah beberapa dokter, pengacara, akuntan, konsultan, dll. Selama ini beberapa perusahaan asing yang menggunakan profesi mereka akan membayar mereka dengan dollar, maka dengan berlakunya UU Mata Uang ini, Perusahaan-perusahaan asing tersebut harus menyesuaikan dan menggunakan pembayaran dengan mata uang rupiah bukan dengan dollar.

Apabila mereka melanggar dan tetap menerima dollar sebagai penghasilan mereka, maka tidak menutup kemungkinan mereka akan terjerat pasal 33 UU tentang mata uang yang menyatakan bahwa setiap orang yang tidak menggunakan Rupiah dalam setiap transaksi yang mempunyai tujuan pembayaran dan penyelesaian kewajiban lainnya dengan uang sebagaimana dimaksud dalam Pasal 21, akan dipidana dengan pidana kurungan paling lama 1 (satu) tahun dan pidana denda paling banyak Rp200.000.000,00 (dua ratus juta rupiah). Pasal ini dianggap memberatkan mereka para profesi-profesi diatas yang mungkin beberapa biasanya menerima pembayaran dalam dollar.

Sebagian besar dari mereka mengatakan bahwa peraturan terkait kewajiban menggunakan mata uang rupiah untuk transaksi dalam negeri ini justru akan mempersulitkan kerja mereka. Namun dibalik itu semua mereka harus mengetahui bahwa UU mata uang ini bernilai positif terhadap nilai mata uang Rupiah. Menurut Destry Damayanti (Chief Economist Bank Mandiri) dalam media keuangan “Output nasional kita dihargai dengan dolar akan menyebabkan kebutuhan dolar menjadi semakin tinggi. Akhirya itu juga akan memberikan tekanan kepada rupiah”. Sehingga memang UU tentang mata uang ini memiliki tujuan yang baik dalam menjamin dan menjaga stabilitas uang rupiah dalam pasar valuta asing.

Kesimpulannya adalah UU tentang Mata Uang tersebut dapat menjadi landasan hukum dan kepastian hukum yang kuat dalam pengelolaan dan pengendalian Rupiah. Proses perencanaan, pencetakan, pengeluaran, pengedaran kemudian penarikan, penghapusan, pemusnahan rupiah menjadi lebih transparan. Peran Bank Indonesia dan Kementrian Keuangan dalam check and balance untuk pelaksanaan peraturan tersebut sangat dibutuhkan. Mereka harus dapat berkoordinasi dengan baik agar nilai mata uang dapat memiliki stabilitas tinggi sehingga perekonomian pembangunan dapat berjalan dengan efektif dan efisien. Mengenai layak tidakkah pemerintah ikut tanda tangan dalam uang kertas, jawabannya tentu adalah layak karena alasan historis, ekonomi dan hukum.

UU tentang mata uang sangatlah penting mengingat uang sebagai legal tender, identitas dan simbol kedaulatan sebuah bangsa dan negara, sehingga tidak hanya koordinasi yang kuat antara Bank Indonesia dan Pemerintah saja yang dibutuhkan melainkan juga rasa nasionalisme dan kebanggaan kita dalam memegang, menggunakan dan menyimpan rupiah juga menjadi penting untuk menghadapai kondisi ekonomi global saat ini.


Steven Morris L.
Staf Departemen Penelitian dan Pengembangan HMJA FEB UB

Sumber:
Kementerian Keuangan. 2011. Media Keuangan (Transparasi Informasi Kebijakan Fiskal). Jakarta: Sekretariat Jenderal Kementerian Keuangan.
Memang Selayaknya Pemerintah Tanda Tangan Mata Uang
UU Tentang Mata Uang Mampu Memberikan Landasan Hukum yang Kokoh dalam Pengelolaan dan Pengendalian Rupiah
UU Tentang Mata Uang Memberikan Kepastian Hukum Bagi Bangsa dan Negara
UU Tentang Mata Uang Memperkuat Rupiah
Pentingnya Political Will dalam Implementasi UU Tentang Mata Uang
UU Tentang Mata Uang Penting Bagi Kebijakan Moneter yang Lebih Baik, Kuat dan Stabil
http://www.tempo.co/hg/perbankan_keuangan/2011/05/31/brk,20110531-337922,id.html

Senin, September 12, 2011

Interaksi 2011 - Together We Are Better!


Setiap awal tahun ajaran yang telah ditetapkan oleh Kementerian Pendidikan Nasional, Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya Malang (JA FEB UB) menerima lulusan Sekolah Menengah Atas (SMA) dari berbagai daerah yang ada di Indonesia melalui berbagai jenis jalur masuk di Universitas Brawijaya. Dari berbagai macam latar belakang lulusan SMA yang masih awam dengan kehidupan di kampus, dikarenakan kehidupan di SMA sangatlah berbeda dengan kehidupan kampus yang akan mereka jalani dari awal kuliah sampai lulus. Sebagian besar dari mereka masih menyimpan pertanyaan tentang dunia baru yang akan mereka masuki khususnya bidang akuntansi. Mereka juga patut mendapatkan sarana dan prasarana yang tepat dan dapat memberikan gambaran yang sesuai untuk memasuki dunia Akuntansi beserta prospeknya di masa yang akan datang, kultur akademis dan juga dinamika kehidupan mahasiswa di Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya (JA FEB UB).

Di lain pihak, sebagai wadah aktualisasi diri mahasiswa Akuntansi baik akademik maupun non akademik, Himpunan Mahasiswa Jurusan Akuntansi (HMJA) memiliki kepentingan dan keinginan untuk membentuk mahasiswa baru Akuntansi yang solid agar dapat tampil sebagai pelopor dan penggerak kreatifitas di tengah-tengah mahasiswa FEB UB serta memiliki rasa sosial dan peka terhadap keadaan sekitar. HMJA juga memiliki idealisme untuk turut serta membentuk budaya akademis yang berwawasan luas, beretika, menjunjung tinggi nilai kejujuran dan moral sebagai modal utama seorang mahasiswa Akuntansi sebelum mereka memasuki dunia Akuntansi pada khususnya dan masyarakat pada umumnya.

Untuk menyambut keluarga baru di lingkungan Akuntansi HMJA FEB UB lewat program kerja yang bernama INTERAKSI 2011 yang juga termasuk alur kaderisasi di HMJA FEB UB. Penyambutan mahasiswa baru (maba) ini dikenal dengan nama INTERAKSI yang merupakan singkatan dari Introduksi dan Orientasi Akuntansi. Bisa juga lebih dikenal sebagai ospek jurusan, namun ospek jurusan ini tidak seperti ospek pada umumnya yang menggunakan kekerasan dan bimbingan mental, di INTERAKSI 2011 lebih ditekankan pada proses dan nilai-nilai yang bisa diambil oleh mahasiswa baru sebagai keluarga baru di lingkup Jurusan Akuntansi FEB UB. Kegiatan ini juga diharapkan menjadi proses awal regenerasi kepengurusan HMJA yang terarah, tersistem, dan memiliki kapasitas yang mumpuni sebagai pengurus HMJA, sehingga semakin memantapkan Himpunan Mahasiswa jurusan Akuntansi sebagai wadah aktualisasi diri mahasiswa menuju cita-cita bersama mahasiswa Akuntansi FEB UB.

Event yang WAJIB diikuti oleh mahasiswa baru akuntansi FEB UB 2011 ini akan diadakan pada bulan September dan Oktober, dengan detail sebagai berikut:
Pra Interaksi: 17 September 2011, mulai jam 7 pagi-selesai
Interaksi: 15-16 Oktober 2011, mulai jam 7 pagi-selesai
lokasi: Basemen Gedung E dan Lingkungan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Untuk informasi lebih lanjut, dapat menghubungi Contact Person di bawah ini
Reza Arrizky 0857 4929 7898

Pengumuman Pendaftaran Proposal Skripsi - Jurusan Akuntansi


Pendaftaran proposal skripsi mahasiswa jurusan akuntansi semester ganjil 2011/2012 dimulai tanggal 12 September 2011 sampai dengan 28 Oktober 2011 di staf jurusan akuntansi. Pengumuman dapat dilihat di depan ruang staf jur. akuntansi FEB UB.

Minggu, September 11, 2011

Lomba Karya Inovatif dan Produktif 2011 - Ketentuan dan Formulir Pendaftaran


Halo kawan-kawan mahasiswa akuntansi UB! Punya ide kreatif untuk membuat produk inovatif dan produktif yang bisa digunakan di kehidupan sehari-hari?
Ikutan LKIP aja! Di sini kamu bisa tunjukin produk inovatif kamu dan menangkan hadiahnya!
Caranya gampang! Kumpulin aja makalah produkmu dan selanjutnya akan diseleksi 5 pemenang yang akan mendapatkan modal 100 ribu untuk pembuatan produknya. Setelah itu akan diseleksi lagi untuk 3 besar pemenangnya. Tentunya LKIP ini mempunyai tema yaitu:

"Standar dan Penerapan Book Keeping Sebagai Dasar Pelaporan Keuangan di Lembaga Kemahasiswaan"


Pendaftaran dan pengumpulan makalah LKIP:
12 September - 3 Oktober 2011
Pengumuman Lolos Final: 10 Oktober 2011
Technical Meeting: 11 Oktober 2011
Final: 23 November 2011

Hadiah
Juara 1: 700rb + trophy + sertifikat
Juara 2: 500rb + trophy + sertifikat
Juara 3: 400rb + trophy + sertifikat

Pendaftaran GRATIS!!
Form pendaftaran bisa diambil di sekretariat HMJA di UKM lantai 2 atau download melalui link di bawah ini.


Syaratnya:
LKIP ini bebas diikuti oleh seluruh mahasiswa S1 akuntansi FEB UB.
1 tim terdiri dari maks. 3 orang (angkatan tidak harus sama)
Fotokopi KTM
Pas foto 3 x 4 berwarna 1 lembar

Untuk info lebih lanjut dapat menghubungi Contact Person:
Rosalina 0813 3457 7789
Andang 0856 4676 9659

Lomba Karya Inovatif dan Produktif 2011 - Latar Belakang dan Tujuan


Lembaga kemahasiswaan merupakan lembaga yang beranggotakan mahasiswa. Lembaga ini dapat berupa lembaga kemahasiswaan intra kampus, lembaga kemahasiswaan ekstra kampus, maupun semacam ikatan mahasiswa kedaerahan yang pada umumnya beranggotakan lintas-kampus. Dilingkungan kampus, lembaga merupakan wadah (komunitas) yang keberadaannya cukup dianggap ruh dari berbagai macam aktivitas mahasiswa, terbukti bahwa Pertama, lembaga menawarkan pengalaman-pengalaman berharga dimana hal tersebut tidak akan diperoleh hanya dibangku kuliah. Kedua, lembaga memberikan kerangka praksis dari teori-teori yang telah didapatkan dikuliah. Ketiga, lembaga mampu memupuk kepedulian mahasiswa terhadap sesamanya dan dilingkungan sekitarnya baik dari aspek sosial, ekonomi, budaya, hukum dan lain-lain. Selain dinyatakan sebagai wadah yang mampu merespon apa yang menjadi kepentingan suatu kelompok, lembaga juga sebagai proses yang ideal bagaimana kemudian mahasiswa mampu mengaktualisasikan dirinya sebagai agen perubahan sosial.

Pentingnya kegiatan kemahasiswaan tentu harus ditunjang dengan adanya pencatatan keuangan yang memadai. Terlebih lembaga kemahasiswaan merupakan lembaga non profit dimana pemasukan dana bukan berasal dari kegiatan kemahasiswaan. Diperlukan perhatian lebih pada pencatatan keuangan agar mahasiswa bisa lebih dipercaya dalam mengatur keuangannya.

Selama ini, pencatatan keuangan di lembaga kemahasiswaan dilakukan secara sederhana berdasarkan pengetahuan bendahara pengurus periode sebelumnya. Hal ini menyebabkan, pencatatan di tiap-tiap lembaga kemahasiswaan berbeda-beda. Sudah saatnya terdapat sebuah standar yang mengatur pencatatan tersebut agar diperoleh pelaporan keuangan yang sama di semua lembaga kemahasiswaan.

Untuk menunjang standar tersebut, dibutuhkan sebuah inovasi agar penerapannya bisa berjalan dengan baik. Diperlukan sebuah media yang dapat memudahkan mahasiswa untuk menjalankan standar yang ada.

Mengingat pentingnya adanya standar dan penerapan bookkeeping di dalam lembaga kemahasiswaan di Indonesia, maka mahasiswa harus mampu menjadi penggerak perekonomian Indonesia yang tangguh. Departemen Litbang, Himpunan Mahasiswa Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Brawijaya mengadakan Lomba Karya Inovatif dan Produktif (LKIP) 2011 dengan tema ”Standar dan Penerapan Bookkeeping Sebagai Dasar Pelaporan Keuangan di Lembaga Kemahasiswaan”.

Lomba Karya Inovatif dan Produktif ini diharapkan dapat menjadi salah satu media yang bisa digunakan oleh mahasiswa khususnya mahasiswa Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya untuk menuangkan kreatifitasnya dengan menciptakan suatu karya yang nantinya dapat diterapkan dalam kehidupan nyata.

Adapun LKIP 2011 ini bertujuan untuk:
    1. Untuk menggali kreatifitas mahasiswa khususnya mahasiswa Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya.
    2. Untuk menciptakan suatu media pembelajaran yang nantinya dapat diterapkan di lingkungan universitas.
    3. kop baru hmja copyUntuk mendorong kesadaran mahasiswa dalam menciptakan standar pelaporan keuangan di lembaga kemahasiswaan
    4. Untuk membantu lembaga kemahasiswaan mengenai pencatatan laporan keuangan yang mudah dipahami, relevan, dapat diandalkan, dan dibandingkan
    5. Untuk membentuk keseragaman pelaporan keuangan di semua lembaga kemahasiswaan