Seminar Nasional BAF2011 - How Ethics Make You Blossom
Sesi 1
SESI 2
Company Visit – PT Indah Amerta Otsuka ( POCARI SWEAT )
Company Visit ke PT Indah Amerta Otsukadokumentasi oleh: Divisi PDD BAF2011
Selamat datang di Blog HMJA FEB UB dengan tampilan baru. Akuntansi SATU!
Show us. Akuntansi Satu!!!
Info mengenai produk-produk merchandise HMJA FEB UB.
Company Visit ke PT Indah Amerta Otsuka

Pembayaran biaya selama kompetisi
No rekening Bank Mandiri
144-00-1047751-8
KCP Malang Merdeka
a.n. Kalinda Sufi Istifarah

“ Menggagas RUU Pelaporan Keuangan dalam Prespektif Mahasiswa Akuntansi “
Indonesia sedang gencar-gencarnya dalam upaya memberantas korupsi dan memperbaiki kinerja pada sektor korporasi dan pemerintahan. Kecurangan seperti korupsi, tindak pidanan pencucian uang, manipulasi data keuangan, sering terjadi dalam berbagai sektor. Akuntan memiliki kompetensi untuk semakin berkiprah meningkatkan pengendalian internal, mencegah dan mendeteksi fraud serta menegakkan Good Corporate Governance di lingkungannya. Begitu sentral peran Akuntan membangun sistem Akuntansi yang baik dan sehat dalam suatu entitas, sehingga dapat menjadi alat efektif dan garda terdepan pencegahan praktik kecurangan dan korupsi. Akuntan Indonesia dimanapun mereka berkarya, dengan latar belakang pendidikan dan pengalamannya, mampu mendukung terciptanya iklim good governance dan transparansi informasi keuangan. Akuntan menjadi salah satu “pillars of integrity” dalam gerakan anti-korupsi di Indonesia.
Profesi Akuntan saat ini telah memiliki landasan hukum berwujud Undang-Undang (UU) No. 5/Tahun 2011 tentang Akuntan Publik. Setelah menunggu hampir satu dasawarsa, proses panjang penyusunan UU ini akhirnya berakhir, setelah disetujui sidang paripurna Dewan Perwakilan Rakyat RI yang dilaksanakan 5 April 2011 lalu. Profesi Akuntan ada yang bekerja di BPK sebagai pemeriksa keuangan negara, di BPKP sebagai pengawas intern pemerintah, di Direktorat Jenderal Pajak sebagai pemeriksa pajak, di sektor swasta sebagai Akuntan manajemen atau internal auditor, dan dalam dunia pendidikan sebagai Akuntan pendidik. Selain itu profesi Akuntan adalah profesi yang berkaitan dengan penyiapan laporan keuangan, audit, dan pemeriksaan keuangan. Profesi Akuntan menyebar di dalam dan di luar instansi pemerintah, sedangkan profesi Akuntan Publik adalah profesi yang diberikan hak untuk memberikan opini atas laporan keuangan dan jasa lain secara umum. Profesi Akuntan tidaklah semata-mata hanya Akuntan publik. Namun pengakuan profesi Akuntan Publik melalui UU No.5/Tahun 2011 tentang Akuntan Publik tidaklah untuk menciutkan arti profesi Akuntan secara keseluruhan.
Setelah UU Akuntan Publik, pengaturan menyeluruh profesi Akuntan juga mendesak untuk dilakukan. Sudah cukup lama Akuntan Indonesia mendambakan adanya undang-undang yang mencakup seluruh profesi Akuntan, atau profesi yang terkait dengan pelaporan keuangan. Penantian para Akuntan secara umum akan adanya payung hukum, diharapkan tidak sepanjang proses yang harus dilalui Akuntan Publik, mengingat pemerintah telah memulai proses inisiasi penyusunan RUU Pelaporan Keuangan. Berbagai pihak tentu akan sangat mendukung terwujudnya pengaturan profesi Akuntan secara keseluruhan di negeri tercinta ini.
UU Nomor 34 Tahun 1954 tentang Pemakaian Gelar Akuntan (“Accountant”) tidak lagi sesuai dengan perkembangan profesi. Apalagi produk hukum yang sudah berusia 47 tahun tersebut tidak mengatur hal-hal mendasar profesi Akuntan. Dibutuhkan regulasi yang secara komprehensif mengatur mulai dari proses penyusunan sampai dengan pemeriksaan laporan keuangan, melingkupi semua pihak yang bertanggungjawab langsung ataupun tidak langsung terhadap informasi perusahaan yang digunakan oleh para pemangku kepentingan.
Dengan semangat untuk meningkatkan kualitas pelaporan keuangan secara keseluruhan, RUU Pelaporan Keuangan dipandang mendesak untuk direalisasikan sebagai landasan hukum profesi Akuntan. Namun, hingga saat ini, RUU Pelporan Keuangan masih dalam taraf penggodokan. Sehingga hal ini menjadikan Brawijaya Accounting Fair (BAF) 2011 Universitas Brawijaya mengadakan sebuah lomba mengenai pemaparan paper dengan tema Rancangan Undang- Undang ( RUU) Pelaporan Keuangan “ Menggagas RUU Pelaporan Keuangan dalam Prespektif Mahasiswa Akuntansi “. Dengan adanya pemaparan paper ini diharapkan nantinya hasil yang dicapai dapat membantu menciptakan gagasan dalam pembuatan Undang-Undang Pelaporan Keuangan sehingga profesi Akuntan dapat semakin tertata baik, tumbuh dan berkembang. Peraturan perundang-undangan yang dibutuhkan oleh profesi Akuntan tersebut bertujuan untuk menjamin terlindunginya kepentingan semua stakeholders, dan akan menjadi alat efektif untuk mencegah terjadinya perbuatan-perbuatan tercela semua kelompok profesi Akuntan. Juga menjadi alat efektif untuk memperkuat profesi Akuntan.

Pembayaran biaya selama kompetisi
No rekening Bank Mandiri
144-00-10447751-8
KCP Malang Merdeka
a.n. Kalinda Sufi Istifarah
Contact Persons:

Dalam situasi yang ada di dunia sekarang ini, mungkin tidak begitu sulit untuk ikut mengakui akan mendesaknya sebuah etika. Gelombang reformasi, yang sejak lama ternyata tidak terbendung lagi, dan dengan tekanan besar menyoroti aspek-aspek etis dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Tidak bisa disangkal korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN) merupakan masalah nasional yang memiliki konotasi etika yang kental. Dan aspek-aspek etis ini sebagian besar terkait dengan dunia ekonomi dan bisnis. Kita tidak boleh menutup mata untuk kenyataan bahwa di luar negeri sekarang, negara kita, Indonesia dipandang sebagai negara yang paling korup di dunia.
Etika merupakan pemikiran atau refleksi tentang moralitas suatu kehidupan yang ada sekarang ini. Moralitas berarti aspek baik atau buruk, terpuji atau tercela, dan sangat berhubungan erat dengan perilaku manusia. Tidak mengherankan jika didalam dunia nyata etika sangat berpengaruh dalam perkembangan keilmuan. Salah satu bidang ilmu yang sangat berpengaruh yaitu Akuntansi. Tetapi, ada kalanya etika dalam Akuntansi disepelekan oleh sebagian pihak yang merasa tidak berkepentingan.
Hal inilah yang menjadikan Brawijaya Accounting Fair (BAF) 2011 menciptakan wadah yang inovatif melalui sebuah seminar yang bertemakan “ How Ethics Make You Blossom “ untuk memberikan refleksi mengenai etika tidak hanya dalam dunia ekonomi dan bisnis, tetapi juga lebih kepada ilmu Akuntansi. Dengan slogan “ Muda, Beretika, Sukses “ dalam acara ini diharapkan para peserta dapat berkembang untuk diri sendiri sebagai kawula muda dalam menjadikan etika sebagai pedoman untuk berpegang teguh pada moral , berkembang dalam Ilmu Akuntansi, dan juga berkembang di dalam dunia ekonomi dan bisnis sehingga dapat tercapai sebuah kesuksesan.
Seminar Nasional ini akan diselenggarakan pada
